Posts

Showing posts from July, 2015

Alhamdulillah Aku Bahagia

Bahagia itu sederhana. Sesederhana kau bersyukur atas nikmat Tuhan apapun keadaannya. Saat susah hanya orang yang "benar-benar" baik yang akan bertahan di samping kita. Setiap musibah akan selalu ada hikmahnya. Itulah yang aku yakini. Dan sekarang aku tahu bahwa Allah sangat baik. Dia tahu apa yang kita tidak tahu. Dari musibah aku bahagia :) Kenapa? Karena aku tahu siapa saja srigala berbulu domba itu. Aku tak perlu lagi lelah menebak-nebak karna bangkai sudah tercium baunya. Bahagia karena aku lebih dekat dengan Allah. Kembali pada jalan yang benar. Bercerita segala keluh kesah pada-Nya diatas sajadah bukan lagi dengan manusia bermuka dua. Ya, sekarang aku tahu bahwa tak ada gunanya bercerita banyak hal ini dan itu, kita tidak akan pernah tau isi hati seseorang. Aku bahagia dengan keadaanku yang sekarang. Atas segala yang aku milikki. Hanya saja aku termasuk orang malas untuk berbasa-basi. Maaf jika wajahku jutek. Kembali lagi aku malas berbasa-basi dengan orang yang sud...

Ciri-Ciri Orang Yang Pantas Di Bodo Amatin

Terkadang, perlu melempar batu. kepada anjing yang menggonggong terlalu sering. Baru tahu, makin kesini jenis anjing semakin banyak. Ada spesies baru atau memang ada tapi tidak diketahui. Anjing disini bukan anjing sebenarnya, tapi mereka yang pura-pura jinak, lucu tapi aselinyaaaa najisin. :p bukan liurnya tapi mulutnya :)) Makhluk tipe itu adalah tipe-tipe makhluk yang pantasnya cuma di haha-in aja. Ciri-cirinya? 1. Pura-Pura Gak Tahu Apa-Apa Ngeselin.. wajah polosnya:)) ya allah bikin pengen nyabok:( apalagi kalo dibilangin keukeuh bilang gak tahu apa-apa padahal dia yang gosipin. 2. Curi-Curi Informasi Ngeselin.. tipe-tipe ini biasanya selalu ngedeketin buat curi informasi dan menyebarkannya. Pura-pura care dan peduli aselinyaaa beuh serigala berbulu domba. :p Pantesnya orang kek gini di jutekin aja dan jauhi. Gak manfaat juga berteman sama orang kayak gini. 3. Munafik Ngeselin.. tapi biasanya orang tipe ini memang suka iri biasanya, padahalnya idupnya lebih baik --kalo dia...

Maafkan Aku

Aku lelah Tuhan.. Sekali ini bolehkah aku benar-benar mengeluh? Mereka bilang ini takdir tapi bagiku ini adalah ajang untuk saling menertawakan untuk menutupi kegalauan masing-masing, ajang untuk saling egois. Bagaimana bisa mimpi yang telah kuterbangkan tinggi jatuh begitu saja? Tidak ada yang dapat kugapai kecuali engkau dan sekarang aku mati rasa. Aku tak tahu harus bersikap bagaimana. Aku yang biasanya menguatkan orang lain sekarang hanya bisa diam, aku marah, aku sedih, aku sakit namun apa yang kurasa untuk saat ini tidak penting bukan? Untuk saat-saat seperti ini aku hanya ingin saling menguatkan. Aku benci keegoisan. Bagaimana aku bisa kuat jika yang diceritakan hanya jurang-jurang tak berdasar. Ada saat-saat aku ingin merasakan ketenangan dan tak kau berikan. Mengapa ya Tuhan? Apa harus aku bersedih setiap waktu. Saat aku berpasrah atas segalanya aku kira kau akan berikan aku ketenangan namun tak kunjung datang. Aku sekarang mati rasa. Ampuni aku atas keluh kesahku kali ...