Hallo!
Semua menyalahkan kami diatas pembenaran yang tak bisa mereka lihat, karena hati mereka bahagia melihat kami hancur. Lihat lah aku, apa aku suka menghambur-hamburkan uang? Apa keluarga ku glamour? Aku sederhana. Jika kalian tanya tiap hari kami makan seadanya. Tapi yang mereka lihat kami bahagia. Semua orang menilai hanya dari luar. Kenapa aku bisa begini? Coba kau bayangkan bukan satu atau dua orang yang meneluh keluarga ku, menutup rezeki atau usaha keluarga ku. Tapi 21 orang yang ku tahu atau mungkin lebih. Kami bisa hidup sampai detik ini pun kami bersyukur. Semua nya sangat baik di depan kami. Tapi aku tahu mereka yang selama ini iri pada kami. Tetangga ku sungguh munafik. Kau tahu, tetangga ku banyak yang punya pesugihan. Aku tahu sejak dulu. Mereka sangat baik di depan ku, rajin sekali ke mesjid untuk berjamaah, bahkan ada yang haji, calon haji, dan seorang guru agama kalau yang lainnya biasa-biasa saja tapi sama-sama mematikan. Lihatlah dunia dengan terbuka. Hidup tidak se...