Posts

Showing posts from February, 2016

Cermin

Mungkin di luar sana orang-orang sedang membicarakan hidupku. Mungkin kata yang terucap hanya kasian, tak menyangka, atau mereka bahagia. Mungkin di luar sana orang-orang sedang membicarakan tulisanku. Mungkin kata yang terucap kasian atau drama. Aku sudah membayangkannya. Walaupun aku tak bisa mendengar secara langsung. Aku hanya manusia yang di cap kabur dari masalah. Pecundang, pengecut, penjahat, sampah, dan kata-kata lainnya yang pas menggambarkan diriku. Mungkin di luar sana kata-kata yang terucap hanya sumpah serapah untuk keluargaku. Mungkin di luar sana orang-orang sedang sibuk mendukuni ku supaya kembali atau mati. Ah, yang ini bukan mungkin tapi benar adanya. Tapi aku masih hidup, dan berapa banyak uang yang mereka habiskan untuk berusaha melenyapkan nyawaku. Kenapa dulu saat aku masih di sana, aku kalian teluh, kalian bangkrutkan usahaku, kalian curi uangku, kalian jadikan aku target tumbal pesugihan kalian, kalian jatuhkan aku, kalian siksa aku sedemikian rupa. Tap...

Kunang-Kunang

Rasanya baru kemarin kita tertawa bersama Rasanya baru kemarin kita saling menguatkan Rasanya baru kemarin kita menulis cerita Rasanya baru kemarin kita berfoto bersama Rasanya baru kemarin kita bersenda gurau Rasanya baru kemarin kita menerbangkan harapan Rasanya baru kemarin kita baik-baik saja Sampai aku lupa itu telah lama terjadi Malam ini bulan bulat dengan sempurna Terang dan jauh Dan aku hanya kunang-kunang dengan cahaya redup Rindu itu racun Dan pertemuan adalah obatnya Inilah aku seseorang yang sedang sekarat karena tak punya penawar Malam semakin larut Dingin semakin menusuk Tapi aku hanya kunang-kunang Yang hidup hanya tinggal malam ini saja Yang ku habiskan dengan mengenang kita Sampai fajar menyingsing Cahayaku semakin redup digantikan matahari

Aku Tak Tahu

Rasanya sesak. Aku tak tahu ini apa namanya. Aku tak tahu bagian mana tepatnya sakit ini berasal. Aku tak tahu kenapa tiba-tiba air mata ku sering menetes tanpa sebab. Aku tak tahu kenapa saat aku melakukan segala hal aku selalu mengingat sesuatu di masa lalu. Aku tak tahu kenapa pikiranku selalu menayangkan kenangan-kenangan bagai roll film. Aku tak tahu kenapa semua seakan terasa berat. Aku tak tahu hidup apa yang sedang aku jalani. Aku tak tahu arah jalan pulang. Aku tak tahu apakah aku masih punya teman. Aku tak tahu apakah aku masih punya keluarga. Aku tak tahu. Rasanya sangat sakit. Tapi tak ada luka. Tak ada darah. Sekali lagi aku tak tahu darimana sakit ini berasal. Aku tak bisa kembali seperti aku yang biasa nya. Aku tak bisa lagi membuat tweet atau status di sosial media. Aku tak bisa tidur nyenyak. Aku tak tahu kenapa aku bisa begini. Yang aku tahu sekarang setiap hari aku bekerja keras. Yang aku tahu sekarang setiap hari aku selalu sakit. Yang aku tahu...

** Semburat Jingga Itu Cinta

Warna jingga sudah terlihat sejak beberapa jam lalu, tapi sepasang anak manusia itu enggan untuk beranjak dari tempat duduknya "Aku suka tempat ini, dit" "Alah, bilang saja kamu suka liat sunset bareng aku, iyakan? Hehe" "Ngayal." "Ra, kamu tahu kenapa aku ajak kamu kesini?" "Buat liat matahari terbenam, kan?" "Tentu, tapi ada yang lain?" "Apa?" "Kamu lihat, di sana, aku ingin jadi burung-burung itu.." "Kenapa kamu ingin jadi burung? Kenapa bukan kelinci saja, pasti kamu lucu haha.." "Burung itu bebas" "Tapi bisa di tembak, di tangkap, di bikin sate. Kamu mau?" Aku tergelak melihat ekspresinya menahan kesal. "Tapi jadi burung enak loh ra, bisa terbang tinggi. Melihat manusia-manusia yang sok besar dan berkuasa menjadi sangat kecil di atas sana" "Ah, kalo gitu nanti aku nggak keliatan dong, dit?" "Nggak. Kamu terlalu kecil untuk di lihat, ...

** Anta

Aku suka bola matanya Hitam selegam malam Teduh menenangkan Aku suka senyumnya Hanya garis tipis Namun sangat manis Aku suka caranya tertawa Dengan mata menyipit Terlihat tanpa beban Genggaman tangannya biasa Tak membunyikan degup dada Hanya terasa begitu pas dan hangat Ia sederhana Dengan kepribadiannya Tapi sangat kaya pikirannya Ia tak bertanya saat aku menangis Hanya sebuah tepukan pelan di punggungku Aku tahu bahwa semua akan baik-baik saja Ia tak pandai merayu Atau berkata-kata yang membuatku tersipu Tapi ia istimewa dengan apa adanya Ia tak romantis seperti roman picisan yang ku baca Ia tak banyak gaya Tapi mengapa ia terlihat istimewa Tak banyak kata terucap Hanya melihat tatapannya Beribu jawaban dari segala pertanyaan ada di dalam nya Ia dewasa Tapi kekanakan Dan manja Ia jarang mengatakan cinta Namun dengan segala tindakannya Bukankah itu adalah bukti nyata Ia tak pernah memaksaku Berdiri di atas pilihanku sendiri Dan ia menemani di samping...

** Valentine's Day

14 Februari Valentine's Day Ia merutuki hari ini. Orang bilang hari kasih sayang tapi ia tahu bahwa hari kasih sayang itu tidak ada. Duduk di taman sendirian dengan air mata yang mengucur. Berantakan sekali. Rambutnya yang hitam bergelombang terlihat acak-acakan, mata nya yang indah pun berubah terlihat sembab dan merah. Ia meremas kertas yang sedang di genggamnya. Meremasnya sekuat tenaga dengan air mata yang terus mengalir, meremasnya hingga menjadi berkeping-keping seperti hatinya saat ini. *** Flasback Seorang gadis terdiam memandangi milk shake miliknya yang masih penuh sejak pertama kali ia pesan, sesekali ia melihat jam tangannya, "Telat 45 menit, dan dimana ia sekarang?" Ia memandangi sekelilingnya "ramai" itulah kesan yang di tangkapnya. Di hari valentine seperti ini cafe yang biasanya sepi bisa penuh hingga seperti ini. Ia mendengar percakapan sepasang kekasih di samping meja nya, ternyata si lelaki melamar sang wanita tepat di hari kasih sayan...

Pengarang

Aku paling gak suka sama orang yang kalo ngomong tuh di ada-adain. Kayak " apaan sih nih orang, jelas-jelas aku ada di situ, tau dengan detail gimana kejadiaannya. Dan ini orang lancar banget ya ngarang ceritanya" pasti ini orang kalo belajar B. Indonesia bagian mengarang dapet nilai 100. Suka mikir, buat apa sih ngarang cerita? Biar bisa terlihat baik di depan orang lain? Biar bisa terlihat asik? Sumpah, respect aku langsung hilang kalau ada orang yang kayak gitu. Udah 2 orang yang kehilangan respect di mataku, sebabnya ya karena mereka suka ngada-ngadain yang gak ada. Oke, lo keliatan asik dan baik di mata orang lain tapi di mata aku yang tahu persis kejadiaannya, aduh tuh orang udah kehilangan kepercayaan di mata ku. Walaupun masalah sepele, tapi orang kayak gitu menurutku udah gak bisa lagi di pegang kata-katanya. Kalau masalah sepele aja dia bohong, apalagi masalah yang gede? Walaupun aku tak pandai bersosialisasi, tapi aku gak pernah ngebual yang gak ada biar ba...

Harga Diri

Katanya jika terlalu bergantung ke orang lain itu namanya tak punya harga diri. Tapi, siapa sih orang yang ingin hidupnya terus bergantung pada orang lain? Semua orang juga ingin mandiri, tidak ingin menyusahkan orang lain. Tapi kalau memang butuh bantuan kenapa nggak minta tolong. Batin siapa yang tidak tersiksa jika menjalani hidup terus bergantung pada orang lain? Di hina, di rendahkan, di remehkan. Batin siapa yang tidak tersiksa jika menjalani hidup terus menerus tanpa perubahan? Di pandang sebelah mata oleh orang lain. Ingin menjerit sekeras-kerasnya nanti di sangka orang gila, di pendam semakin membuat lara. Yang bisa di lakukan hanya menangis untuk sedikit meringankan beban yang ada. Aku terus bertanya-tanya apa sih yang salah denganku? Dengan pikiranku? Dengan semua perhitunganku? Tak ada yang memberi tahu. Aku menahan makan enak karena aku mengerti ada perut lain yang harus ku isi. Aku menahan membeli apa yang aku inginkan karena aku tahu bukan aku saja yang membutuhk...

Cita-Cita

Pas kecil dulu kalau di tanya cita-cita pasti akan ku jawab jadi pelukis wkwk padahal gambar aja gak bisa. Tapi orang tua dukung loh, heran, mereka selalu beliin alat-alat buat lukis dan gambar. Setelah besar cita-cita berubah lagi, tapi aku gak kepikiran mau jadi dokter atau guru seperti yang lainnya aku maunya jadi penulis. Dari sd aku suka banget nulis buku diary dan diary ku ada sampai 20 lebih haha dan kalau baca-baca lagi, aduh, malunya gak ketulungan. Suka mikir aduh Dewi, lu apaan sih. Beginian di tulis, hal kecil aja baper, eh dari kecil udah suka galau ya? Ih, emang iya aku dulu suka sama si A? Dan lainnya. Itu tulisan sendiri rasanya pengen aku bakar diary nya, tapi sebelum rencana itu tercapai diary nya udah nggak tahu dimana. Mungkin di baca orang lain. Seperti kata Raditya Dika " Kalau kamu suka baca, mulailah menulis. Suka nonton, mulai bikin video. Beranilah menjadi seorang pencipta, ketimbang hanya penikmat. " Kalau bikin cerita sendiri bisa pas nentuin al...

Temanku

Banyak quotes tentang pertemanan. Dari yang sahabat sejati, teman yang ada hanya saat butuh saja sampai teman yang dulu deket banget sekarang kayak nggak kenal satu sama lain. Semua quotes itu benar. Tapi, itulah pelangi nya pertemanan. Suka dan duka. Bukan hanya dalam hubungan pacaran atau lainnya, pertemanan juga ibaratnya menyatukan beberapa karakter, kebiasaan, sifat, bukan hanya satu kepala yang punya tujuan sama. Tapi menyatukan lebih dari satu jiwa. Ada yang teman tapi nganggepnya "aah.. iya dia temen gue" itu sebatas teman biasa. Tapi ada juga yang dekat sampai semua cerita, rahasia, kita bagi ke teman kita. Aku selalu berfikir bahwa aku berteman dengan mereka, bahkan aku mengganggap mereka sahabat karena dengan mereka aku jadi diriku sendiri, menceritakan semua kisahku, bahkan kami dulu sering bercerita tentang mimpi-mimpi kita di masa depan. Lalu, semuanya seakan menguap. Bagai embun di pagi hari, hilang tak berbekas di bakar matahari. Aku bertanya-tanya "m...

Dreamer

Aku adalah seseorang yang ada namun sering kali tak terlihat. Aku adalah seorang pemikir akut yang membuat diri sendiri lelah tanpa sebab. Aku adalah seorang yang sering kali bercerita dan berbincang dengan diri sendiri. Aku adalah seorang yang sering kali berfikir bahwa diri sendiri beda. Aku adalah seorang pengkhayal yang seringkali bingung hidup dalam mimpi atau realita. Aku adalah seorang pengamat. Aku adalah orang yang sering di pandang sebelah mata. Hidupku penuh duka. Tapi orang mengira aku bahagia. Bukankah manusia seperti itu, berfikir hidup orang lain lebih enak? Aku pun begitu. Itu namanya tidak bersyukur. Aku tahu itu, tapi tetap saja. Mari kita anggap biasa dengan dalih "namanya juga manusia". Terkadang aku berfikir bahwa diriku ini lucu, kenapa? Saat aku kecil aku ini orang susah, boro-boro bisa beli mainan, buat makan aja perlu kerja keras. Masa kecil ku hidup dalam keterbatasan ekonomi. Kami tidak punya kendaraan, baju yang bagus, rumah yang kami temp...

Kembali?

Kemarin adalah hari yang melelahkan. Saking sibuknya dan lain-lain, sampai meninggalkan shalat dzuhur dan ashar. Astagfirullahaladzim. Bisa istirahat saat sudah jam set7 malam. Karena udah nggak ada kerjaan dan bingung mau ngapain juga jadi buka aplikasi Al-Quran lewat handphone. Niatnya mau nyari surah Al-'Ashr karena tiba-tiba ngerasa " bener kata Allah.. Demi masa. Sering kali aku terlena oleh nikmat dunia tapi lupa dengan akhirat" kan biar mantep, mau baca lagi tuh semuanya. Btw, aku baca nya mulai dari An-Naas baru aja nyampe surah At-Takaatsur itu hati aku rasanya gak karuan. Mau nangis. Tiba-tiba ngerasa takut. Ya allah dosa aku banyak banget, sedangkan amal ku sedikit apa cukup? Langsung ngacir ke belakang ambil wudhu terus shalat. Pas shalat perasaannya sedih dan takut. Shalat udah nggak focus, bacaan shalat ngalir gitu aja tapi pikiran kemana-mana. Ya Allah, ada apa sebenarnya? Abis shalat tiba-tiba ngerasa kangen baca yaasiin, itu aku lagi dapet hidayah apa...

Aku ingin mati

Bu aku ingin mati. Aku lelah hidup begini. Nyatanya kau tak peduli. Aku sudah tak kuat lagi. Bu aku ingin mati. Hidup ku selalu tersakiti. Tak ada satu pun yang menyayangi. Biarkan aku pergi. Bu aku ingin mati. Pergi dari dunia ini. Jika saatnya aku pergi. Semoga kau tak menyesali.

Ibu

Jika aku tiada, bukankah bisa meringankan beban yang ada? Karena aku tidak bisa membantu, biarkan pergi jadi pilihanku. Ibu, siapakah aku ini? Mengapa aku menjadi sosok manusia tak berguna di mata dunia. Ibu, tak usah kau menanggung beban berat lagi, biar masalah aku bawa pergi. Ibu, tak usah kau memilih mati. Biar aku yang menggantikannya untukmu nanti. Ibu, jangan menangis lagi. Dunia memang kejam tapi kau tahu tangismu lebih menyakitkan. Ibu, kau bilang kau sudah tak mampu. Maka biarkan aku pergi untuk meringankan bebanmu. Ibu, maafkan diamku. Aku hanya tak pandai berkata-kata, walau sekedar ucapan yang mampu membuatmu sedikit tertawa. Ibu, aku pergi dulu. Jangan menangisi kepergianku, biar aku yang menanggung bebanmu. Ibu, ucapkan terimakasih ku. Pada mereka yang selama ini membantu. Katakan maafku. Ibu, dengarkan kataku. Jangan terlalu baik kepada orang baru kau temui. Jangan terjatuh pada lubang yang sama berkali-kali. Ibu, bila mataku telah tertutup. Jantungku telah b...

Apa yang harus ku lakukan?

Ya Allah apa yang harus aku lakukan dengan hidup ku? Mampu kah aku menanggung semuanya? Ya rabbi lindungi ku dari putus asa. Selalu berikan aku kekuatan untuk menjalani ini semua. Apakah kau berfikir aku mampu sehingga kau memberikan aku semua ini? Engkau lebih tahu dari aku yang tak tahu apa-apa ini. Ya rabbi apakah dosa air mataku yang terus mengalir ini? Menangisi sebuah hal duniawi. Padahal semua itu takkan bisa ku bawa mati. Ya rabbi semoga aku kau beri umur panjang sehingga bisa melunasi semua hutang-hutangku. Meminta maaf kepada semuanya yang telah aku lukai. Aku sadar, mungkin karena aku mereka menjadi iri, menjadi dengki, menjadi pembenci, sehingga melakukan segala cara untuk membuatku hancur. Aku sadar itu karena aku kan? Aku mohon ampun ya rabb, jika selama ini yang aku lakukan bisa membuat orang-orang di sekitar ku berubah. Ya rabb, bukankah dosaku sangat amat banyak. Tak terhingga. Aku memohon ampun. Aku memohon ampun juga, karena aku, mereka bersekutu dengan setan, ...

Lelah

Kenapa aku selalu lelah? Akhir-akhir ini aku sering kali mengeluh sakit, yang ini lah, itu lah. Tubuhku rasanya sangat lemas. Bagai raga tanpa nyawa, bergerak karena keadaan. Mungkin aku butuh sedikit cafein. Ah, kopi saja aku tak terlalu suka. Saat orang-orang menceritakan suka kopi ini, jenis ini, dan lainnya aku hanya bisa tersenyum. Minum kopi sachet aja kadang aku pusing. Tapi rasanya aku memang harus membiasakan minum kopi. Kurang tidur adalah salah satu alasannya. Aku tak bisa focus karena ngantuk dan lemas. Kombinasi yang benar-benar cocok untuk hibernasi seperti beruang. Ah, tapi kan aku bukan beruang. Orang bilang aku seperti gajah :" Orang bilang muka ku sekarang pucat dan terlihat berantakan. Apakah aku seperti zombie? Memang ada zombie yang kayak gajah? :" Ugh, lupakan saja tentang gajah. Adakah jualan energi? Kalau aku pou aku bisa membeli energi dan fat burner. Jadi aku tidak lagi gajah yang kelelahan. Ah, kenapa gajah banyak sekali ku tulis di sini. Aku b...

Menentang Dunia

Pagi tadi aku berfikir apa yang harus aku lakukan. Berbagai masalah yang terus bertambah hari demi hari dan beban yang ku tanggung pun begitu berat. Tak ada yang menyuruhku menanggung itu semua, tapi aku pribadi merasa punya tanggung jawab untuk menanggungnya. Aku sudah bekerja keras tapi ku rasa takkan cukup. Entahlah harus bagaimana lagi, yang aku percaya setiap orang sudah Allah beri jalannya masing-masing termasuk rezeki. Tiba-tiba aku berpikir yang harus aku lakukan hanya focus ke ibadah ku. Memperbaiki semua nya. Cara ku shalat, cara ku mengaji, bertata krama, berbicara, bertindak, entah kenapa aku kepikiran itu semua. Aku hanya merasa saat aku jatuh, saat seluruh dunia menjauhiku, satu-satunya yang menolongku hanya Allah. Ia yang tak pernah pergi dariku, tak pernah berubah bagaimana pun keadaanku. Walau kini aku sudah tak punya apa-apa Allah tidak pergi seperti saudaraku atau teman-temanku yang berubah saat aku dalam keadaan begini. Aku pikir aku hanya perlu mempersiapkan semuan...

Aku; Tersangka Dan Pendosa

Jika ada kata yang pas untuk menggambarkan semuanya, mungkin terlambat adalah jawabannya. Taruhlah aku sebagai tersangka. Semua kesalahan ditujukan padaku, segala biang masalah mulai dariku, semua kesialan gara-gara aku. Misal itu semua benar-benar karena aku, apakah kalian berhak untuk membuat keputusan orang lain layak hidup atau mati? orang lain harus mati supaya hidup kalian bahagia? Lalu, siapakah anda? Apakah anda Tuhan? Atau anda lebih hebat daripada Tuhan? Taruhlah aku sebagai malapetaka. Semua yang mengenalku mendapatkan kesialan. Misal itu semua benar, apakah kalian berhak untuk membuat aku pergi jauh dari dunia? Lalu siapakah anda? Cenayang? Atau orang yang paling suci? Jika aku memang sebegitu buruknya hingga orang-orang berlomba saling melenyapkan nyawaku, untuk apa kalian dulu mendekatiku? Apakah karena harta? Kalian semua orang-orang suci. Jauh dariku yang pendosa ini, yang sering di sebut pembawa sial, mengapa oh orang-orang suci mau mengotori hidupnya dengan membun...