Memikirkanmu adalah hal yang terus menerus aku lakukan seberapa keras pun aku berusaha mengatakan aku sudah tak lagi peduli. Melihatmu bahagia, melihatmu tertawa, mengapa begitu menyesakan dada? Bukankah kesedihanku bukan tanggung jawab orang lain untuk membahagiakannya. Aku terus bertanya-tanya mengapa aku selalu berbeda, memikirkan segala hal dan mudah terluka. Kesendirianku mungkin karena aku yang memilihnya atau memang aku di takdirkan untuk sendirian. Untuk hidup hanya dengan pikiranku sendiri. Aku yang selalu menyukai lagu-lagu sendu dan lagu yang sama seperti perasaanku dan orang-orang mengatakan aku aneh. Aku yang selalu suka kata-kata. Aku yang suka gelap, mendung, hujan, sunyi. Lalu orang-orang mengatakan aku aneh. Orang-orang selalu berkata nikmati hidupmu Dewi! Belilah apa yang kau suka, pakai apa yang kau mau. Untuk satu waktu nikmati hidupmu. Bahkan seseorang yang baru ku kenal mengatakan itu, apakah terlalu mencolok kesedihanku? Aku tidak sedih. Aku hanya bing...