Posts

Showing posts from May, 2016

Yang Mengaku Sebagai Keluarga

Mana bisa aku sebut kau keluarga jika demi harta kau tega menghancurkan kehidupan saudara kandungmu sendiri. Kau tua kau dewasa namun semakin bertambah umur kau semakin gila. Bagaimana aku bisa menghormatimu bila kau setiap waktu mencoba berbagai cara agar kami tiada. Demi harta kau bahkan dengan entengnya membuat orang lain binasa. Saudara saudara aku tak bisa menyebutmu keluarga. Demi uang kau tukarkan keluargamu sendiri. Demi uang dengan dalih kekeluargaan. Bagaimana bisa kau menipu orang lain sedemikian rupa? Mencipta cerita membakar api fitnah semakin membara. Sadarkah yang kau bakar adik kandungmu sendiri? Keluargaku. Tapi aku hanya anak kecil yang tak bisa apa-apa. Tak bisa menahanmu melakukan itu pada keluargaku. Tapi aku yakin keadilan pasti ada walau mungkin datangnya di akhir. Tipu dayamu dengan di bantu iblis pujaanmu sungguh membuatmu geram. Sudah sejak lama bahkan sejak aku di sekolah dasar luka yang kau beri sudah menggunung. Kau meneluh, meracun, menipu, me...

Kun Fayakun

Image
Ada beribu alasan untuk saya membenci anda. Tapi ada satu alasan kenapa saya diam dan pasrah; karena saya punya Tuhan. Tuhan saya mengajarkan untuk memaafkan, untuk bisa ikhlas dan menerima jalan hidup. Bukan dengan melakukan hal yang sama seperti yang anda lakukan. Sakit memang sakit. Tapi inilah hidup, saya tahu bahwa hidup bukan hanya untuk tertawa. ﻓَﻤَﻦْ ﻳَﻌْﻤَﻞْ ﻣِﺜْﻘَﺎﻝَ ﺫَﺭَّﺓٍ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻳَﺮَﻩُ               ‏ ﻭَﻣَﻦْ ﻳَﻌْﻤَﻞْﻣِﺜْﻘَﺎﻝَ ﺫَﺭَّﺓٍ ﺷَﺮًّﺍ ﻳَﺮَﻩُ                 ‏ “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.“ Saya hanya tinggal berpasrah dan berserah diri pada Allah. Melakukan ibadah sebanyak mungkin. Memohon ampun. Dan biarkan masalah-masalahku biar Allah y...

Kawan? Tentu Lawan

Kawan atau lawan? Hmmm 30-70 kali ya. Tapi sih aku lebih percaya orang disekelilingku lawanku. Iya aku emang orangnya negatif thinking tapi ini semua berdasarkan pengalaman pribadi. Berkali-kali di khianati orang-orang sekitar bahkan keluarga sendiri. Yowis lah aku udah lelah. Sekarang emosiku sudah di ubun-ubun tapi yasudahlah yaaaa mau marah sampai darah tinggi stroke juga orang-orang jahat masih hidup bahagia sedangkan aku sakit. Sekarang aku hanya bisa berharap masalahku cepat selesai dan mereka semua mendapat balasan setimpal dengan apa yang mereka lakukan. Aku juga jadi tahu bahwa selama ini tidak ada ketulusan disekitarku. Dan harta bisa membuat orang jadi buta. Aku juga jadi tahu sifat orang-orang satu persatu tanpa terkecuali. Musuhku, keluargaku, teman-temanku.