Yang Mengaku Sebagai Keluarga
Mana bisa aku sebut kau keluarga jika demi harta kau tega menghancurkan kehidupan saudara kandungmu sendiri. Kau tua kau dewasa namun semakin bertambah umur kau semakin gila. Bagaimana aku bisa menghormatimu bila kau setiap waktu mencoba berbagai cara agar kami tiada. Demi harta kau bahkan dengan entengnya membuat orang lain binasa. Saudara saudara aku tak bisa menyebutmu keluarga. Demi uang kau tukarkan keluargamu sendiri. Demi uang dengan dalih kekeluargaan. Bagaimana bisa kau menipu orang lain sedemikian rupa? Mencipta cerita membakar api fitnah semakin membara. Sadarkah yang kau bakar adik kandungmu sendiri? Keluargaku. Tapi aku hanya anak kecil yang tak bisa apa-apa. Tak bisa menahanmu melakukan itu pada keluargaku. Tapi aku yakin keadilan pasti ada walau mungkin datangnya di akhir. Tipu dayamu dengan di bantu iblis pujaanmu sungguh membuatmu geram. Sudah sejak lama bahkan sejak aku di sekolah dasar luka yang kau beri sudah menggunung. Kau meneluh, meracun, menipu, me...