Lautan Kata Seni
Katamu lautan mengingatkan tentangku. Temanku berkata padaku jika aku tak boleh menggantungkan kebahagiaan kita pada orang lain apalagi teman. Tidak boleh berharap bahwa akan menjadi teman selamanya dan selalu ada saat kita membutuhkan. Katanya, berkabar cukup menanyakan kabarnya beberapa bulan sekali, lalu sudah. Jika mengetahui teman baik-baik saja sudah cukup. Egois katanya bila aku menginginkan ditemani di segala keadaan apalagi berharap dihubungi duluan tanpa berani memulai. Saat kamu menanyakan kabarku lewat instagram kemarin, yang pertama terlintas di kepala ku adalah aku harus mengabaikanmu. Percakapan kita yang panjang yang aku harap dengan bahagia kamu abaikan begitu saja dulu, maka kali ini aku pun harus begitu. Tapi, pagi tadi saat aku sedang dalam perjalanan untuk bekerja tiba-tiba aku teringat perkataan temanku tadi. Dan aku memutuskan untuk membalas pesanmu sekarang. Katamu, kamu habis melihat lautan bersama Mey dan teringat padaku. Bagimu lautan mengingatkan padaku...