Posts

Showing posts from March, 2016

Untuk Orang Orang Suci

Pun kalau aku mati semoga karma tak menghampiri mu. Karena hanya aku saja yang salah. Yang hina. Penjahat. Pengecut. Semua orang di dunia ini orang suci, kecuali satu.. keluargaku.

Breathe - Taylor Swift

I see your face in my mind as I drive away. Cause none of us thought it was gonna end that way. People are people, and sometimes we change our minds. But it's killing me to see you go after all this time. Mmm mmm mmm Mmm mmm mmm mmm mmm Mmm mmm mmm Mmm mmm mmm mmm mmm Music starts playin' like the end of a sad movie. It's the kinda ending you don't really wanna see. Cause it's tragedy and it'll only bring you down. Now I don't know what to be without you around. And we know it's never simple, never easy. Never a clean break, no one here to save me. You're the only thing I know like the back of my hand. And I can't breathe without you But I have to. Breathe without you But I have to. Never wanted this, never wanna see you hurt. Every little bump in the road I tried to swerve. People are people, and sometimes it doesn't work out. Nothing we say is gonna save us from the fall out. And we know it's never simple, never e...

Layang-Layang

Layang-layang di langit senja Bocah kecil tertawa-tawa Bapak ibu marah-marah Sudah magrib nak Layang-layang di langit senja Beradu siapa yang juara Sudah lepaskan saja nak Pergilah ke surau segera Layang-layang di langit senja Warna jingga di angkasa Mungkin ia bahagia Atau sedang melepas lara Layang-layang di langit senja Seperti yang ku lihat sore ini Mungkin bahagia hanya soal menerima Di terbangkan tetapi di pegang erat Tak bebas tapi bahagia Di tarik ulur Di bandingkan Tapi kau bisa membuat anak kecil tertawa
Selama dua bulan ini aku mengamati, orang yang bicaranya tinggi dan suka merendahkan orang lain kebanyakan adalah orang yang hidupnya malah nol besar. Meremehkan orang lain sedemikian rupa, membanggakan yang tak sebarapa, halo cantik di luar sana banyak yang lebih darimu tetapi mereka diam. Yang beneran punya gak bakal banyak bicara. Jangan memandang orang lain rendah karena kau tak bisa seperti mereka. Kalau ingin ya berusaha, jangan cuma nyinyir. Sebagian orang berapi-api menceritakan kejelekan orang lain padahal tanpa sadar ia menceritakan kisah hidupnya sendiri. Cantik, tanpa perlu kau berbicara sampai mulut berbusa orang lain bisa menilai mana yang benar. Jangan percaya bila mendengar ucapan 'aku mah orangnya gak mau ngurusin hidup orang lain, bla, bla,' tapi setiap hal yang di lakukan orang lain selalu di komentari dengan pandangan merendahkan. Jangan percaya bila mendengar ucapan 'dia mah orang nya gini, gitu, anu, itu, ini, bla, bla' tetapi ciri-cirinya s...
Aku kira aku telah bangkit. Aku pun mengira aku sudah baik-baik saja dalam menjalani hidup. Namun nyatanya sekarang meragu menjadi temanku. Ada banyak tantangan agar aku bisa bertahan, semula ku kira ini akan baik-baik saja. Nyatanya meragu hinggap di dadaku. Mungkin kesabaran yang ku perlukan. Aku kira aku telah belajar mandiri, pergi kemana-mana sendiri dan melihat-lihat dunia luar. Bersosialisasi dan menghirup udara luar setiap hari. Lagi-lagi aku di patahkan oleh ragu ku. Rasanya aku ingin menyerah saja. Menjadi pecundang seperti biasanya. Menjadi pihak yang kalah. Menjalani hidup seperti dulu berdiam diri dalam gua ku, menikmati terik matahari hanya sebatas di pinggir jendela kamar, sendirian dan tak ada orang-orang asing. Aku sudah muak dengan keadaan. Bertemu orang-orang baru, mensabari kebiasaan dan tingkah laku mereka. Aku sudah muak untuk memulai semuanya dari nol. Lingkungan dan kawan. Harus sabar, sabar, sabar. Dibentak, dihina, di pandang rendah, di jadikan kambing...
Selamat ulang tahun.. Semoga selalu dalam lindungan Allah swt, selalu diberikan kesehatan, rejekinya semakin banyak, semua yang di harapkan dan di cita-citakan semoga di kabulkan oleh Allah. Aku tak pandai bicara untuk mengungkapkan semua doa-doaku untukmu, namun aku berdoa semoga kita selalu bersama. Yakinlah, di saat semua orang menjauhimu, membuatmu jatuh dan merasa sendiri aku selalu ada. Walau terkadang aku bersikap cuek dan tak peduli, nyatanya kau orang yang ku sayang. Aku selalu membuatmu kesal dan aku selalu menertawakan mu tapi itu adalah peduliku. Kau orang yang ada saat aku jatuh, memberiku semangat, meyakinkan ku baik-baik saja saat aku harus berhenti sekolah, dan akan ku pastikan pula aku ada saat kau merasa dunia menjauhimu. Mari menggenggam jemari semakin erat lagi karena kita hanya tinggal mempunyai "kita". Maaf tidak ada kue yang cantik atau kado yang menarik. Hanya untaian doaku semoga Allah selalu menjagamu. Selamat bertambah tuaヾ(*´∀`*...
Lupakan mereka yang melupakanmu. Kalau mereka baik-baik saja tanpa kau, untuk apa kau tak baik-baik saja tanpa mereka? Kau boleh bahagia sayang, lupakan saja mereka agar kau bisa mencecap rasa bahagia. Ingat itu Dewi. Aku tahu kau sudah berada di tahap muak akan kediaman mereka. Tak perlu kau menangis dan mengemis akan kepedulian. Kau di tinggalkan saat kau jatuh, bila nanti kau sudah bisa berlari ingatlah arah pulang mu bukan mereka. Orang yang meninggalkanmu saat kau susah tak pantas berada di dekatmu saat kau sukses nanti. Ingat itu Dewi. They are not friends or family. They disappear when you ask where are you when I need you so much.

Peduli

Yang benar-benar peduli akan menghentikan air matamu jatuh, bukan membuat air matamu jatuh. Itulan ciutan @fiersabesari lima puluh satu menit yang lalu. Aku menangguk-angguk membaca cuitannya yang muncul di TimeLine ku. Aku lagi-lagi tertampar. Peduli. Satu kata yang mengandung makna mendalam. Satu hal yang ku pelajari dalam hidup ku bahwa tak semua orang yang berkoar-koar keras mengatakan 'aku ini peduli padamu' adalah orang yang benar-benar peduli. Mereka hanya punya omong besar, nyatanya saat aku susah saat aku perlu bantuannya walau hanya sekedar pemberi semangat mereka tak ada. Lalu, apa artinya selama ini berseru keras 'aku peduli padamu'. Dan orang yang selama ini aku anggap sebelah mata dan tak banyak bicara malah ia yang ada dan memberi semangat. Seperti kata klise jangan bergantung dengan orang lain . Aku sadar nyaman dengan orang lain sampai kita bergantung kepadanya adalah hal salah. Tak selamanya jalan hidup itu indah, tak selamanya semua yang di in...

(╥_╥)

Itu perasaanku. Kalau mereka tak membalas maka tak seharusnya aku kecewa :') Pasti ada alasan kenapa mereka memilih diam dan pura-pura tak tahu apa-apa. Siapa yang mau lagi berteman atau berurusan dengan orang yang punya banyak masalah? Harusnya aku berkaca, siapakah aku. Maaf, beribu maaf kepada hatiku yang telah aku sakiti berkali-kali karena kebodohanku. Berkali-kali aku di tampar kenyataan, bahwa di dunia ini tak ada yang benar-benar peduli. Seperti yang mamah bilang padaku saat kita susah dan miskin tak akan ada orang yang mau menolong termasuk saudara dan teman . Dan aku menangis saat mamah bilang mendoakanku supaya aku rejekinya banyak supaya kaya agar di akui lagi oleh saudara dan teman-temanku. Mamah.. kali ini aku menyetujui ucapan mu. Aku di tampar berkali-kali oleh kenyataan tersebut.

hujan; kenangan kecil

Image
Langit begitu gelap. Aku menatap jalanan. Melihat bagaimana mereka tertawa walau cuaca sedang mendung. Aku menyenderkan kepalaku ke meja, mengapa rasa ini datang lagi. Aku mendongak untuk menghapus air mata yang hampir saja turun tanpa tahu diri. Kenangan.. kenangan sialan itu terus berputar di kepalaku. Aku teringat hari-hari terakhir saat aku masih di sana, aku yang sibuk menyiapkan segala hal untuk sidang, kami yang mengungsi dengan ngekost karena kalau tinggal di rumah sama saja dengan bunuh diri, dan segala hal yang terjadi. Aku teringat saudara-saudaraku, mereka semua, membayangkan wajah mereka, kelakuan mereka. Aku teringat setiap bagian rumahku, apa saja yang aku lakukan saat sedang hujan begini dan membandingkannya dengan sekarang sukses membuat aku menangis dalam diam. Orang-orang melihatku yang terus diam melihat hujan dengan mata memerah. Tak ada tanya, hanya wajah terheran-heran yang mereka tunjukan. Aku ingat betul hari dimana aku mengetahui semuanya. Hari di...
Rasa puas yang sederhana itu.... Melihat wajah kaget orang suka ngerendahin orang lain. Sayang, di atas langit itu masih ada langit. ☺ Aku memperbolehkan mu menghinaku, merendahkanku. Tapi jangan pasang wajah kaget mu itu kalau aku mampu melebihimu. Ssssst... ku beri tahu, biasanya orang yang bicaranya tinggi, suka merendahkan orang lain. Itu justru yang hidupnya nol besar. Jangan halu! Jangan tinggi-tinggi ya kalau bicara, nanti nabrak pesawat. Happy nice day ^^
Aku baik-baik saja. Yang tak baik hanya perasaanku. Aku menangis karena aku sedih. Aku akan baik-baik saja.
Jam setengah satu malam. Alasan belum tidur. Dulu: Baca fanfic kpop sambil cengar-cengir atau mata bengkak gara-gara ceritanya yang sedih atau romantis. Sekarang: Search tips hemat, berhemat, hidup sehat, tips menabung. Hidup memang berputar~

childhood memories

Pantai atau gunung? Aku akan langsung berteriak gunung, kenapa? Karena gunung identik dengan ketenangan, pepohonan, udara yang bersih, dan keindahan ciptaan Tuhan yang tak akan ada habisnya untuk aku berdecak kagum. Bukan berarti aku tidak suka pantai ya :) Aku suka kok, melihat langit biru di atas lautan luas sungguh indah. Deru angin yang kencang, aroma lautan yang khas, deburan ombak, pasir yang hangat. Tapi aku begitu mencintai pegunungan. Rasanya aku ingin naik gunung lagi. Rasa lelah yang mempunyai tujuan. Aku sering berandai-andai jika suatu hari saat aku sudah tua nanti aku ingin mempunyai rumah di pegunungan, rumah kecil yang sederhana namun hangat dengan pekarangan yang akan ku tanami bunga-bunga. Menikmati pagi dengan secangkir teh dan pisang goreng, ketenangan dan --siapa pun kamu nanti-- adalah sebuah hal yang paling ku ingin. Saat sore aku duduk di teras sambil membaca buku. Tidak apa jauh dari kemewahan dan kemodernan dunia, selama ketenangan ku miliki aku akan ba...
Menghina orang lain✔ Merendahkan orang lain✔ Membandrol harga diri orang lain✔ Membicarakan orang lain✔ Bicaranya tinggi✔ Kalau sudah sangat sukses dan sempurna, bolehlah... Kalau sudah menjadi orang paling kaya, bolehlah... Kalau sudah berprilaku baik, ramah, dan sopan, bolehlah... Kalau sudah menjadi pribadi yang mengurusi masalah sendiri dan pribadi yang baik, bolehlah... Kalau sudah benar semua perkataan dan kenyataan sama, bolehlah... Tapi, bercerminlah kawan! Mungkin kata-kata yang kau ucapkan dengan tertawa-tawa itu telah menggores perasaan orang lain, membuat hatinya bersedih, membuat ia berkecil hati, membuat ia membenci dirinya sendiri, membuat ia membenci keadaan, bahkan membuat ia membenci Tuhannya. Bercerminlah, kawan! Semua kata adalah doa. Di atas langit masih ada langit. Engkau yang sekarang sedang meremehkan orang lain karena makanan yang ia makan hanya itu-itu saja berbeda denganmu yang selalu dengan daging. Engkau yan...

Kerja

Haruskah aku tersenyum bangga atau menangis menahan lara? "Dia bilang.. kok A gitu sih udah enak bisa sekolah tapi malah di sia-siain, sedang aku yang pengen banget sekolah nggak bisa" "Hah.. emang dia seangkatan aku? "Iya.. cuma dia lebih muda daripada kamu." "Kok bisa kerja?" "Ya gitulah, bla bla bla" Itulah sepenggal percakapan antara si A dan si B yang sedang membicarakan ku. Si B ini adalah rekan kerja ku, sedang si A adalah pacarnya. Aku nggak dengar secara langsung karena kalau aku sedang fokus pada sesuatu orang ngomong pake toa juga nggak bakal kedengeran. Nggak beberapa lama si A pamit pulang. Setelah pulang si B langsung cerita sepenggal percakapan di atas, aku hanya tertawa-tawa mendengarkan ceritanya aslinya ieu hate seseredetan:') Katanya juga si B ini di marahi oleh si A karena katanya terlalu mengurusi hidupku dan kalau ngomong jangan sembarangan takut aku tersinggung, sekali lagi aku hanya membalas dengan tertaw...
Aku terbaring lemah merasakan pusing yang menderaku, pening yang masih menempati kepalaku tiga hari terakhir ini. Betah berlama-lama walau sudah aku usir dengan aspirin yang ku beli. Aku memegangi perutku, sungguh, pms hari-hari pertama sangat menyakitkan. Aku menggeliatkan badanku, sakit punggungku semakin parah setiap hari. Apalagi saat bangun tidur, kaki dan tanganku kaku dan pegal. Berat badan yang turun secara drastis, wajah lelah yang terus terpasang menghiasi hari-hariku. Lalu, apakah aku harus mengeluh? Jawabannya tidak. Terimakasih, kirimanmu sudah ku terima. Tapi kau masih belum berhasil, karena aku masih hidup ☺

Diam

Diam tak akan membuatmu terlihat bodoh. Tapi banyak bicara dan tak tahu apa-apa itu namanya tolol. :)
Kenapa cowok yang pakai kacamata keliatan lebih ganteng? Kenapa cowok yang dingin lebih bikin penasaran? Kenapaaaaaaaaa?

Penyendiri

Aku melihatnya.. Ia yang sering kali diam di saat orang lain tertawa. Memeluk tubuhnya sendiri begitu erat, "kenapa?" Tanyaku. Ia hanya menggeleng lemah. Melihat hujan dengan mata sendunya, keningnya berkerut seakan memikirkan sesuatu yang sulit lalu perlahan ia memegangi dadanya. Selalu seperti itu saat hujan turun. Ia bilang ia suka aroma tanah basah saat pertama kali turun hujan, aku tanya "kenapa?" Ia hanya terdiam dan berucap mengingatkanku pada masa kecilku, sebuah kenangan yang terus bertambah setiap hari. Terkadang ia menengadahkan tangannya, membiarkan dinginn ya air hujan menyentuh tubuhnya yang telah lama dingin oleh kesepian. Entah kenapa ia sangat suka memeluk dirinya sendiri begitu erat. Aku sering melihat matanya berkaca-kaca dan langsung ia usap sebelum air mata itu turun dan membasahi wajah sendunya. Ia lebih banyak diam. Tak banyak kata yang terucap dari bibirnya yang mulai biru. Aku melihatnya.. Saat ia menangis sesenggukan di tengah g...

Boneka?

Ringankan bebanku dengan kabar kematianmu. Itu, sejak aku pergi, hanya itu yang ada di benakku. Tapi perlahan semua rasa benci, rasa marah, rasa sedih itu perlahan hilang bersamaan dengan tubuhku yang semakin ringkih. Perlahan rasa marah itu sedikit demi sedikit berkurang begitu pun rasa benci dan sedih. Hanya sesekali saja ku rasakan rasa sakit dan sesak di dada ku. Aku belajar ikhlas. Tapi kenapa rasa putus asa itu datang kembali? Rasanya hanya aku yang berjuang sendirian. Hanya keluarga ku yang di salahkan. Keputusan untuk pergi memang salah. Dan yang ku tahu, yang mereka inginkan adalah kami tetap tinggal, tapi tetap menjadi boneka mainan mereka. Mereka hanya ingin melihat aku mati secara menyakitkan di hadapan mereka, tak lebih, hanya itu. Pergi dan menyelamatkan diri adalah sebuah dosa besar, kesalahan besar, karena mereka sudah tak bisa lagi membuat kami sakit. Bukan begitu? Tapi aku adalah manusia biasa. Yang bisa merasakan sakit, bisa merasakan perih, bisa mengeluarkan ai...

d e w i

Ada sebuah fase dalam hidup dimana merasa bahwa kau tak pernah merasakan kebahagiaan, padahal jauh sebelum luka menjadi temanmu kebahagiaan adalah sahabatmu. Saat bahagia kau masih bisa mengingat luka apa saja yang telah kau lewati ---bahkan kau bilang kau masih bisa merasakannya, tapi, saat luka menjadi sebuah hal yang lebih dominan di hidupmu (sekarang) kau lupa bagaimana rasa bahagia itu dan bertanya-tanya bagaimana aku bisa mengecap sedikit rasa bahagia untuk mengurangi luka ku. Manusia. Sesosok makhluk yang lebih mudah mengingat luka. Membencinya setengah mati tanpa sadar ia melukai dirinya sendiri. Ada satu kejadian dalam hidup yang kau merasa takkan mampu, takkan sanggup dan kau jadikan putus asa sebagai alasanmu. Lalu kau memilih untuk mati, berharap saat nyawa tercabut dari raga bebanmu pun terlepas dengan sendirinya. Tapi kau hanya seorang pengecut, hidup enggan mati pun takut. Ada satu hal dalam hidup kau begitu mensyukuri segalanya, menyadari segala kesalahanmu, menghar...