(╥_╥)

Itu perasaanku. Kalau mereka tak membalas maka tak seharusnya aku kecewa :')

Pasti ada alasan kenapa mereka memilih diam dan pura-pura tak tahu apa-apa.

Siapa yang mau lagi berteman atau berurusan dengan orang yang punya banyak masalah?

Harusnya aku berkaca, siapakah aku.

Maaf, beribu maaf kepada hatiku yang telah aku sakiti berkali-kali karena kebodohanku.

Berkali-kali aku di tampar kenyataan, bahwa di dunia ini tak ada yang benar-benar peduli.

Seperti yang mamah bilang padaku saat kita susah dan miskin tak akan ada orang yang mau menolong termasuk saudara dan teman. Dan aku menangis saat mamah bilang mendoakanku supaya aku rejekinya banyak supaya kaya agar di akui lagi oleh saudara dan teman-temanku.

Mamah.. kali ini aku menyetujui ucapan mu.

Aku di tampar berkali-kali oleh kenyataan tersebut.


Comments

Popular posts from this blog

Bingung

picture

It's okay that love