Selamat Hari Ibu, Mama
Mama, mungkin aku sangat telat untuk mengatakan ini tapi aku ingin menulis ini untukmu, mama selamat hari ibu. Rasanya waktu berlalu sangat cepat ya? Aku jadi ingat tahun lalu saat aku menulis tentang hari ibu, dulu segalanya terasa sulit dan sakit. Tidak ada kegembiraan, perayaan, atau tiup lilin yang biasa kita lakukan. Tapi aku selalu berdoa semoga mama selalu dalam lindungan Allah. Ma, anakmu ini jauh dari kata anak yang baik. Bukan anak yang rajin dan penurut. Bukan anak yang selalu bertutur kata sopan. Ma, tentu mama tahu betapa mudahnya emosi ku meledak-ledak seperti sumbu yang tersulut, mengatakan kata-kata sinis dan pedas yang selalu menyakitimu, aku mohon maaf, mah. Ma, anakmu ini masih jauh dari sebuah kesuksesan. Mama pasti tahu yang kulakukan setiap hari hanya bermalas-malasan. Maaf ya ma, sudah setahun berlalu tapi aku belum membahagiakanmu. Ma, maaf bila selama ini yang bisa aku lakukan hanya marah-marah atas keaadaan kita sekarang dan aku tidak berusaha dengan keras...