Lelah

Kenapa aku selalu lelah?

Akhir-akhir ini aku sering kali mengeluh sakit, yang ini lah, itu lah. Tubuhku rasanya sangat lemas. Bagai raga tanpa nyawa, bergerak karena keadaan.

Mungkin aku butuh sedikit cafein. Ah, kopi saja aku tak terlalu suka. Saat orang-orang menceritakan suka kopi ini, jenis ini, dan lainnya aku hanya bisa tersenyum. Minum kopi sachet aja kadang aku pusing. Tapi rasanya aku memang harus membiasakan minum kopi. Kurang tidur adalah salah satu alasannya. Aku tak bisa focus karena ngantuk dan lemas. Kombinasi yang benar-benar cocok untuk hibernasi seperti beruang. Ah, tapi kan aku bukan beruang. Orang bilang aku seperti gajah :"

Orang bilang muka ku sekarang pucat dan terlihat berantakan. Apakah aku seperti zombie? Memang ada zombie yang kayak gajah? :"

Ugh, lupakan saja tentang gajah. Adakah jualan energi? Kalau aku pou aku bisa membeli energi dan fat burner. Jadi aku tidak lagi gajah yang kelelahan. Ah, kenapa gajah banyak sekali ku tulis di sini.

Aku butuh semangat.

Ah, tidak. Bahkan aku tak tahu apa yang aku butuhkan.

Kenapa sih orang bisa lelah?

Apa namanya kalau tiba-tiba lelah tanpa melakukan apa-apa?

E..tapi, aku lelah karena kerja keras. Iya, sebut saja begitu.

Apakah aku lelah karena terlalu keras berfikir?

Tapi kalau aku tak berfikir nanti aku gila seperti dunia ini.

Manusia energi nya apa sih? Shalat? Mengaji? Makan? Tidur?

Sebenarnya yang lelah tuh batin atau ragu ku? Tapi setelah ku amati, dua-duanya benar-benar rasanya sangat lelah.

Tapi karena aku makan seperti biasa, berarti yang aku harus lakukan adalah lebih dekat dengan Tuhan. Bukankah begitu? Atau bagaimana?

Kopi? Atau mengaji? Yang pasti bukan mengaji sambil minum kopi.

Aaaaa... aku mulai gila. Tetap waras ayoo!!!

Comments

Popular posts from this blog

Bingung

picture

It's okay that love