Maafkan Aku

Aku lelah Tuhan..
Sekali ini bolehkah aku benar-benar mengeluh?
Mereka bilang ini takdir tapi bagiku ini adalah ajang untuk saling menertawakan untuk menutupi kegalauan masing-masing, ajang untuk saling egois.
Bagaimana bisa mimpi yang telah kuterbangkan tinggi jatuh begitu saja? Tidak ada yang dapat kugapai kecuali engkau dan sekarang aku mati rasa.

Aku tak tahu harus bersikap bagaimana. Aku yang biasanya menguatkan orang lain sekarang hanya bisa diam, aku marah, aku sedih, aku sakit namun apa yang kurasa untuk saat ini tidak penting bukan?

Untuk saat-saat seperti ini aku hanya ingin saling menguatkan. Aku benci keegoisan. Bagaimana aku bisa kuat jika yang diceritakan hanya jurang-jurang tak berdasar.

Ada saat-saat aku ingin merasakan ketenangan dan tak kau berikan. Mengapa ya Tuhan? Apa harus aku bersedih setiap waktu. Saat aku berpasrah atas segalanya aku kira kau akan berikan aku ketenangan namun tak kunjung datang. Aku sekarang mati rasa.

Ampuni aku atas keluh kesahku kali ini. Ya Allah bolehkah kau berikan aku ketenangan? Dan beritahu aku bahwa semua akan baik-baik saja.

Comments

Popular posts from this blog

Bingung

picture

It's okay that love