Seperti biasanya..
Saya benci menangis untuk hal-hal seperti ini, menangis karena kecewa terhadap diri sendiri, menangis untuk hal yang belum tentu terjadi. Saya benci meneteskan air mata karena perasaan yang absurd. Saya benci.
Saya kecewa terhadap diri sendiri, kecewa pada lingkungan, teman, guru, orang tua, keluarga, saya kecewa.
Saya terlalu lama terkekang dalam adat yang kolot tanpa orang tua saya tau apa yang sedang terjadi sekarang ini. Kehidupan telah berubah. Saya hanya ingin seperti yang lainnya.
Lagi-lagi saya benci menangis sendirian mengunci diri didalam kamar, berpura-pura tersenyum dan baik-baik saja.
Saya hanya ingin seperti yang lainnya, saya sungguh lelah berpura-pura seakan baik-baik saja.
Lelah.
Sungguh.
Comments
Post a Comment