Pemuja Setan
Ingin...
Sekali saja aku sobek mulut busuk mereka, ah aku sungguh tak menyangka orang-orang di sekeliling ku sungguh munafik. Mengadu domba ya? Adu anjing saja biar seru kan sama kaya kalian. :) Hahahaha kalian sungguh lucu. Sombong dengan kekayaan yang tak seberapa itu? Hmmm.. zaman sudah modern ya? Anehnya semakin teknologi maju tapi cara pikir kalian sungguh tolol. Piaraan itu contohnya ayam, kucing, anjing, bukan setan. Miara tuyul, kuntilanak aja bangga. Duh.
Semiskin-miskinnya kami, rezeki kami jalan Allah. Kalian yang sekarang tertawa-tawa, bangga jadi babu setan? Nikmatin kesenangan dunia tapi setelah kalian mati kalian hanya jadi babu oleh setan kalian.
Sungguh lelah, nasib sial apa yang menimpaku hidup di kelilingi manusia-manusia munafik. Lebih tepatnya setan berwujud manusia. Kenapa orang-orang seperti mereka tidak mati saja? Sungguh memuakkan. Berkeliaran di muka bumi hanya untuk menyakiti orang lain. Andai saja setiap orang di beri kemampuan melihat wajah asli mereka, wajah cantik dan rupawan itu tak lebih hanya wajah iblis. Manusia-manusia pemuja setan. Manusia yang seakan percaya Tuhan tapi lebih memilih jadi pemuja kegelapan. Tuhan hanya jadi kamuflase agar kedoknya tak terbongkar. Cih!
Comments
Post a Comment