Harusnya

Yang selalu bersama
Menjadi tempat cerita
Bukan tidak mungkin
Ia berubah

Yang menyakitkan
Berharap
Seseorang mengerti
Nyatanya tidak

Ekspetasi
Membayangkan kita bercerita
Sekedar melepas lara
Nyatanya peduli pun tidak

Berharap
Sekedar mengucap hallo
Atau menanyakan kabar
Nyatanya kau sudah tak lagi ada

Begitu yakin
Kau satu-satunya teman yang peduli
Hehe
Aku terlalu berharap lebih

Harusnya aku tahu
Jangan bergantung pada orang lain
Sedih ku simpan sendiri
Karena orang lain takkan peduli

Karena semua berbeda
Jarak
Keadaan
Tak akan sama

Kau punya duniamu sendiri
Dan aku tahu
Tidak ada aku lagi
Kurasa begitu

Harusnya aku tak marah
Siapalah aku
Hanya orang yang sering merepotkan mu
Yang tak tahu malu

Aku hanya sedih
Terlalu berharap ia peduli
Karena ku kira ia yang paling tulus
Menerima dan menemani

Harusnya aku tahu
Temannya bukan hanya aku
Ia punya kesibukkan tersendiri
Tapi mengapa tak menyapa

Ku kira ia akan menjadi yang pertama
Sekedar mengucap selamat
Diam-diam ku berharap
Haha nyatanya tidak

Mengapa aku marah
Siapakah aku
Mengapa aku sedih
Siapakah aku

Sudah benar yang ku lakukan
Pergi dan menjauh
Bukan mendekat
Lalu membuat lara

Mungkin ini saatnya tiba
Aku benar-benar pergi
Tak lagi hadir
Kepada siapa pun

Maka ijinkan aku
Sekedar mengucap selamat tinggal
Kepada yang selalu ku sebut
Teman-temanku

Comments

Popular posts from this blog

Bingung

picture

It's okay that love