Kerinduan Yang Semakin Tak Tahu Diri

Langit yang kita pandang
Udara yang kita hirup
Tanah yang kita pijak
Mereka bilang sama

Tapi ini salah
Mereka salah
Ada yang kosong
Di kepadatan

Saat kita tertawa
Membicarakan hal konyol
Cinta, mimpi, dan cita-cita
Merasa bahwa hidup begitu sempurna

Caramu bicara
Diam
Tertawa
Atau sibuk dengan pikiranmu

Hidup seperti bayang-bayang
Di kegelapan
Berlari
Menangis

Kata-katamu
Waktu yang telah kita lewati
Bagai persimpangan
Jalan yang kita pilih

Dan merindukan itu semua
Disaat kembali adalah kemustahilan
Bahkan saat marahmu
Mengapa aku begitu rindu

Aku bisa berpura-pura
Aku akan mengatakan baik-baik saja
Berubah semuamu
Dan kembali ke masa lalu

Aku bisa berhenti menangis
Menjadi yang kau ingin
Disisimu
Aku baik-baik saja

Seperti bayang-bayang
Mengintip dari celah waktu
Aku bisa mematikan hati
Menahan sakitku

Aku akan menjadi yang terbaik
Berubah
Agar terlihat di matamu
Kembali seperti dulu

Saat kita membicarakan hal konyol
Saat kita marah
Tidak ada yang mengalah
Aku akan berubah

Kembalikan aku
Semua yang terjadi
Biarkan aku perbaiki
Masa-masa itu

Biarkan aku kembali
Menghargai waktu-waktu
Sebelum nasib membawaku lari
Pergi dan tak kembali

Langit yang kita pandang
Saat kau bertanya
Apa yang menarik bagiku
Atau itu hanya keinginanku

Udara yang kita hirup
Aku bahagia
Hey, aku menghirup udara disekitarmu
Kau takkan tahu

Tanah yang kita pijak
Pegal katamu
Aku tertawa
Membenarkan

Tidakkah itu terlihat biasa
Namun rasanya aku begitu rindu
Disampingmu
Teman-temanku

Comments

Popular posts from this blog

Bingung

picture

It's okay that love