Aku selalu percaya bahwa orang-orang yang menumbalkan orang lain demi kepentingannya sendiri supaya rencananya berhasil akan menuai tulahnya sendiri pada akhirnya.
Semakin aku dewasa aku melihat dunia bukan hanya seperti fairy tale yang selalu happy ending. Banyak kekejaman yang terjadi di sekelilingku.
Ini bukan tentangku, lupakan tentang masalahku. Hanya saja semakin aku dewasa aku semakin sadar bahwa ternyata sangat banyak orang-orang kejam di dunia ini.
Betapa banyak masyarakat yang di bodohi oleh topeng duniawi. Begitu pula keyakinanku yang semakin besar bahwa orang yang kuat dan berkuasa selalu saja membunuh orang kecil yang tak tahu apa-apa agar keinginannya tercapai tak perduli jika harus menghancurkan hidupnya atau membunuhnya.
Sekali waktu lihatlah sekelilingmu. Lihatlah dengan hati nurani mu bagaimana bumi telah sangat tua. Telah sangat rapuh menampung orang-orang dengan sifat egoisme yang tinggi.
Sesekali waktu lihatlah begitu banyak orang yang tak seberuntung dirimu tetapi ia masih menjadi orang baik.
Ada yang hanya bisa makan sekali dalam sehari tapi ia sangat bahagia. Ada pula yang bisa makan kapan saja yang ia mau dengan menu makanan yang beragam dan di tempat mewah tapi ia masih tak bisa bahagia. Kuncinya hanya satu yaitu rasa syukur.
Apakah yang engkau cari? Tujuan hidupmu?
Hari ini aku bersedih untuk mereka yang tak bisa aku sebutkan. Untuk kekejaman yang terjadi di sekitar ku. Bagaimana bisa keadilan hanya sebuah mitos? Bagaimana bisa keajaiban hanya sebuah angan?
Semoga Allah segera memperlihatkan semuanya. Pun bila akhirnya mereka harus menjalaninya seperti ini tanpa sebuah keadilan yang mereka dapatkan, aku berdoa semoga saja ini adalah pintu menuju surga.
Untuk saudaraku, tegarlah. Di dunia ini memang banyak manusia kejam, tapi ingat Tuhan selalu bersama kita. Pada akhirnya nanti semua akan kembali ke sisi-Nya biarkan mereka berbahagia dengan kebahagian semu di dunia. Semua akan mendapat balasan kecil dan besarnya.
Walau kita di jahati semoga kita takkan berubah menjadi penjahat. Semoga kita selalu tersadar bahwa menjadi orang baik adalah pilihan. Dan aku memilih pilihan ini.
Ada banyak alasan agar kita bisa balas dendam. Tapi ada satu alasan supaya kita ikhlas, karena kita orang baik.
Orang baik memang sering di rendahkan, di jahati, di fitnah, di hina dan di caci maki, tapi nanti semua akan indah pada waktunya.
Comments
Post a Comment