Kepergian

Apa yang kau tahu tentang kepergian?

Kabut yang dingin sepanjang perjalanan, tidak gelap hanya remang-remang. Rasa sepi yang mencekam.

Kaki kecilmu melangkah entah kemana, kau hanya mengikuti jalur yang sudah ada. Meraba-raba pada kekosongan yang tak bisa di genggam.

Yang kau lihat hanya pepohonan tinggi menjulang yang menahan sinar matahari menyentuh tubuhmu. Lembab dan dingin yang kau rasakan bekas hujan rintik barusan.

Embun saja belum kering tapi kau sudah bangun sepagi ini. Ada apa?

Cicit burung kau dengar disekelilingmu. Suara hening alam. Semilir angin yang menyanyikan kesendirian. Dunia ini terlalu besar untukmu yang kecil.

Kau terus berjalan menapaki jejak di tanah basah. Bekas air di kubangan adalah kesenanganmu di atas kesendirian, bermain-main akan kehampaan.

Satu

Dua

Tiga

Celanamu kotor oleh lumpur ulah kaki kecilmu yang selalu meloncat bahagia diatas genangan air. Tawamu tersinggung tipis.

Akhirnya kau menyadari untuk bahagia adalah biarkan hatimu menghangat.

Tertawa saja untuk segala sesuatu dan tak perlu lagi menahan dengan emosi. Saat hal kecil menggelitikmu tertawalah, bebaskan.

Comments

Popular posts from this blog

Bingung

picture

It's okay that love