Tuhan dan Kita

Katamu aku orang keras kepala. Harusnya aku menyerah saja saat jalan persatuan kita sudah dianggap tidak baik di mata dunia.

Hari ini aku menemanimu. Kau bilang kau mau memperkenalkan ku ke Tuhanmu.

"Tuhan aku cinta dia apakah karena agama kita tidak bisa bersama?" Tanyamu.

Waktu terus berlalu.

Aku sering kali bertanya padamu kenapa Tuhan mengijinkanku memiliki perasaan padamu jika orang-orang selalu menyalahkan perasaanku padamu karena Tuhan kita. Kau hanya tersenyum dan mengusap kepalaku, "Sayang.. Tuhan itu baik, manusia saja yang menjadikannya tidak baik"

Tapi kita berdua sama-sama keras kepala. Kita sama-sama mencintai Tuhan kita sama kerasnya. Pada akhirnya perpisahan memang sudah seharusnya.

Semudah jatuh cinta mudah pula terluka. Tapi kalau itu kamu, aku bisa apa?

**
p.s: carita naon ieu teh huffft

Comments

Popular posts from this blog

Bingung

picture

It's okay that love