I lost myself

Dari semua kejatuhan dalam hidupku, kehilangan keluarga, kehilangan rumah dan harta benda, dicap sebagai orang jahat, jadi bahan taruhan dan adu kehebatan orang lain seakan nyawaku tiada artinya, kehilangan teman, tidak bisa melanjutkan sekolah, kesepian karena tak punya teman ternyata itu tidak seberapa.

Kejatuhan paling dalam yang paling menyakitkan dihidupku adalah saat orang tuaku sendiri ragu akan kasih sayangku sebagai anak. Untuk itu aku yakin mengapa kegagalan adalah nama tengahku. Bahkan untuk menjadi seorang anak pun aku gagal.

Apa lagi yang sekarang aku miliki selain orang tua dan jika orang tua ku sendiri ragu padaku, aku bisa apa?

Tuhan aku tahu kau adalah seadil-adilnya tapi mengapa aku hidup bisa semenyedihkan ini? Aku tau Tuhan ini semua salahku kan?

Aku yang selalu takut dalam hal apapun hingga orang lain lelah terhadapku dan perlahan-lahan meninggalkanku tapi kenapa semua orang meninggalkan aku?

Aku tidak pernah ingin hidup sebagai "aku".

Apakah aku memang seseorang yang sangat buruk?

Aku ingin tidak punya perasaan jadi aku bisa mudah menjalani hidup ini. Tidak ingin menangis lagi. Tidak ingin merasa sendiri lagi. Tidak ingin merasa menjadi seseorang yang menyedihkan.

Aku tidak bisa apa-apa bukankah Kau yang menakdirkan semuanya Ya Allah? Maka aku ikuti saja apa mau mu. Itu yang hanya bisa aku lakukan.

Comments

Popular posts from this blog

Bingung

picture

It's okay that love