Jangan Diam
Apa kamu selalu merasa kesepian dalam hidupmu? Ditengah keramaian, dihiruk pikuknya dunia, bahkan saat orang lain tertawa hatimu hanya kelam dan membatu.
Jangan diam.
Apa kamu selalu bermimpi bertemu seseorang yang bahkan belum pernah kau jumpai secara nyata, tapi hadirnya benar-benar terasa?
Jangan diam.
Apa kamu kepercayaanmu sudah patah terhadap dunia? Apa hatimu sudah keras terhadap orang lain dan suka menyendiri?
Jangan diam.
Apa kamu tak tertarik akan cinta dan lawan jenis? Terlalu penakut, dan merasa minder? Tak punya perasaan lain selain sedih dan amarah?
Jangan diam.
Mungkin itu bukan kamu yang sebenarnya. Mungkin memang benar apa yang kau anggap baik belum tentu baik.
Kita tak pernah tau ia hidup dimana, kadang ia mengalir bersama aliran darah, kadang ia bersembunyi dalam kelamnya hati. Siapa tahu?
Sudah lama.
Kesendirian yang membuatku frustasi akan hidup. Kesepian yang mencekam. Ketakutan yang berlebihan. Ternyata kau penyababnya.
Bertahun-tahun.
Aku tidak pernah berfikir bahwa kau juga sama seperti yang lainnya. Karena kau juga tau seperti apa hidupku yang selalu disakiti orang lain, kau yang selalu mendukungku bahkan saat kini aku terjatuh. Mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja, menyuruhku selalu beristigfar dan berprasangka baik, mengajari supaya aku ikhlas dan sabar.
Tidak apa. Aku sudah memaafkan apa yang terjadi. Yang terpenting bagiku adalah aku sembuh. Aku hanya berdoa teruntuk siapa saja yang menyakitiku supaya mereka berbahagia selalu, aku berdoa semoga hidupmu baik-baik saja, semoga kau tidak pernah merasakan sakitnya jadi aku, semoga kau tidak pernah dikhianati oleh orang yang kau percaya, semoga saat kau benar-benar jatuh cinta, itu murni dan bukan karena ada apa-apanya. Aku selalu mendoakan yang terbaik untuk semuanya.
Jika kamu merasakan apa yang aku rasa, jangan berdiam diri. Apapun penyakit ada obatnya. Jangan sepertiku yang sudah lama baru bertindak, pasrahkan semua kepada Allah swt, dan saat kamu mengetahuinya jangan kamu kotori hatimu dengan benci. Yang terpenting satu; kesembuhan. Kita tidak berhak untuk membalas. Allah hakim yang paling adil, apapun masalah dalam hidupmu serahkan semua kepada Allah.
Comments
Post a Comment