Pintu Kemana Saja
Manusia selalu ingin kembali ke masa lalu, ingin merasakan hal yang sama, ingin mengulang apa yang dirasakan hati; perasaan rindu yang entah muncul dari mana. Mengulang memori yang kejadiannya saja sudah berlalu bertahun-tahun lamanya. Perasaan aneh yang selalu sukses membuka kenang.
Potret tawa pada ponsel jadulku, ingin ku hapus saja semuanya. Tapi bagaimana bila nanti aku rindu lagi? Apa yang bisa menyelamatkanku selain foto-foto kita dulu?
Terasa begitu aneh saat kita semua sudah tumbuh dewasa dengan jalan masing-masing tapi aku masih disini, diam ditempat dan menginginkan seperti dulu. Seperti ada yang menahanku untuk berjalan, apa karena hatiku belum ikhlas dengan benar?
Kemunafikanku yang mengatakan aku baik-baik saja, aku bahagia, nyatanya aku masih seperti semula. Aku masih sama.
Katanya, katanya, tapi apa yang bisa mendahului rencana Allah? Aku masih disini, ditempat yang sama. Mempercayai bahwa semua akan indah pada waktunya.
Comments
Post a Comment